PMT Lokal, Upaya Tingkatkan Gizi Ibu Hamil dan Balita di Girimulyo

Girimulyo – Puskesmas bersama kader posyandu melaksanakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal bagi balita dan ibu hamil. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian untuk meningkatkan status gizi masyarakat, terutama kelompok rentan.

PMT lokal diberikan dalam bentuk makanan jadi berupa makan besar atau kudapan, yang disiapkan dari bahan pangan lokal. Uniknya, makanan tambahan ini tidak hanya diberikan sesekali, tetapi setiap hari kepada sasaran yang membutuhkan.

Sasaran program ini meliputi:

  • Ibu hamil KEK (Kekurangan Energi Kronis) dan berisiko KEK, sebanyak 16 orang yang mendapatkan PMT selama 120 hari.

  • Balita tidak naik berat badan (T), sebanyak 70 anak, yang memperoleh PMT selama 14 hari.

  • Balita dengan berat badan kurang, sebanyak 45 anak, yang menerima PMT selama 28 hari.

  • Balita gizi kurang, sebanyak 29 anak, yang mendapat PMT selama 56 hari.

Nutrisionis Puskesmas Girimulyo I menjelaskan , PMT lokal diharapkan mampu menambah asupan gizi harian, terutama protein hewani, yang sangat penting untuk pertumbuhan balita dan kesehatan ibu hamil. Dengan tambahan gizi ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sehat, aktif, dan tidak mudah sakit. Sementara ibu hamil dapat lebih bugar, terhindar dari anemia, serta mendukung pertumbuhan janin agar lahir dengan kondisi sehat.

“PMT bukan sekadar makanan, tapi juga wujud perhatian untuk masa depan anak-anak kita. Dengan gizi yang baik, kita berharap generasi Girimulyo tumbuh lebih sehat dan cerdas,” ungkap salah satu kader posyandu.

Program ini sekaligus menjadi ajakan bagi masyarakat untuk terus mendukung konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di sekitar.